Bikin Presentasi Lebih Cepat Pakai Canva AI, Lebih Cuan! – GABUNG MASTERCLASS GRATIS BERSAMA RYA ARIFIN

entry level remote work

10 Cara Kerja Remote dari Rumah Sebagai Data Entry untuk Pemula

Athika Rahma - SEO Specialist at SGBVA

Athika Rahma

SEO Specialist Virtual Assistant at SGBVA

Kerja remote dari rumah dengan jadwal yang lebih fleksibel tentu terdengar menarik, bukan? Pekerjaan data entry remote bisa menjadi langkah awal yang tepat, terutama jika kamu baru ingin memulai karier di dunia kerja online. 

Banyak perusahaan membutuhkan tenaga entry data tanpa syarat pengalaman tinggi, sehingga peluangnya cukup terbuka bagi pemula. Namun, mendapatkan pekerjaan pertama tetap membutuhkan usaha. 

Di artikel ini, kamu akan menemukan 10 cara kerja remote dari rumah, mulai dari membangun keterampilan yang dibutuhkan, menyiapkan profil profesional, hingga melamar dengan strategi yang tepat.

In this article...

    Sekilas tentang Data Entry

    Data entry adalah pekerjaan yang fokus pada memasukkan dan mengelola data dalam sistem digital. Tugasnya bisa beragam, mulai dari mengetik data ke spreadsheet, mengoreksi informasi, hingga mengonversi dokumen ke format digital.

    Kamu tidak perlu gelar khusus untuk pekerjaan ini, tapi ada beberapa keterampilan dasar yang wajib dikuasai:

    • Mengetik cepat dan akurat supaya pekerjaan lebih efisien.
    • Menggunakan spreadsheet (Excel/Google Sheets) karena banyak tugas melibatkan tabel data.
    • Teliti dan rapi dalam mengelola data, karena kesalahan kecil bisa berdampak besar.

    Soal gaji, pekerja data entry pemula biasanya mendapat sekitar $5 – $15 per jam (standar global), sementara yang lebih berpengalaman bisa mencapai $40.000 – $50.000 per tahun. Amazon adalah salah satu platform populer yang sering membuka peluang data entry melalui Amazon Mechanical Turk (MTurk) dan divisi administratifnya.

    Lalu, bagaimana cara menembus lowongan kerja remote dari rumah ini? Berikut 10 tahapannya.

    1. Kuasai Keterampilan Dasar yang Dibutuhkan

    entry level remote work - build skill

    Sebelum melamar, pastikan kamu sudah menguasai keterampilan dasar yang dibutuhkan kerja remote dari rumah data entry. Beberapa keterampilan utama yang perlu kamu miliki antara lain:

    • Mengetik cepat dan akurat. Kecepatan mengetik akan sangat memengaruhi produktivitasmu.
    • Menggunakan spreadsheet (Excel atau Google Sheets). Banyak pekerjaan data entry melibatkan pengolahan data dalam tabel.
    • Memahami manajemen file dan organisasi data. Kemampuan mengelola dokumen dengan rapi sangat penting.
    • Ketelitian dalam memasukkan data. Kesalahan kecil dalam data entry bisa berdampak besar.

    2. Buat Profil Online yang Profesional dan Informatif

    entry level remote work - set up online presence

    Banyak perekrut atau calon klien mencari kandidat melalui platform seperti LinkedIn atau situs freelance. Maka dari itu, profil onlinemu harus memberikan gambaran yang jelas tentang keterampilan dan pengalamanmu di bidang data entry.

    Beberapa langkah yang bisa kamu lakukan:

    • Gunakan foto yang sesuai – Pilih foto profesional dengan pencahayaan yang baik dan latar belakang sederhana. Ini membantu menciptakan kesan kredibel.
    • Tulis headline yang deskriptif – Daripada hanya menuliskan “Freelance Data Entry,” pertimbangkan untuk menambahkan keahlian spesifik (biasanya berhubungan dengan tools yang digunakan), seperti “Data Entry Specialist | Microsoft Excel & Google Sheets” agar lebih jelas.
    • Jelaskan keterampilan dengan spesifik – Sebutkan keterampilan teknis yang kamu kuasai, seperti kecepatan mengetik dalam WPM (words per minute), pengolahan data menggunakan Excel atau Google Sheets (atau platform lainnya), serta kemampuan dalam mengelola dokumen digital.
    • Tambahkan pengalaman yang relevan – Jika pernah mengerjakan proyek kecil, magang, atau tugas sukarela yang melibatkan data entry, cantumkan detailnya, termasuk jenis tugas yang dikerjakan dan hasil yang dicapai.

    Selain LinkedIn, pertimbangkan untuk membuat akun di Upwork, Fiverr, atau Freelancer. Platform ini memungkinkanmu mencari proyek data entry jangka pendek yang bisa dijadikan pengalaman sebelum melamar kerja remote dari rumah yang lebih stabil.

    Baca Juga: 6+ Contoh Portofolio Kerja yang Dilirik Rekruter (+ Cara Membuatnya)

    3. Perluas Jaringan dan Bergabung dengan Komunitas

    entry level remote work - network like a pro

    Tidak semua pekerjaan data entry remote dipublikasikan secara terbuka di job board. Banyak perusahaan atau pemilik bisnis lebih memilih merekrut dari rekomendasi jaringan mereka. Oleh karena itu, membangun koneksi dapat meningkatkan peluangmu mendapatkan pekerjaan.

    Beberapa cara untuk memperluas jaringan:

    • Bergabung dalam komunitas online – Cari grup Facebook atau LinkedIn yang berfokus pada pekerjaan remote, terutama yang membahas data entry atau administrasi. Contohnya grup “Freelancer Indonesia Remote” atau “Freelancer Indonesia”. Grup-grup ini sering membagikan peluang kerja yang mungkin tidak tersedia di situs lowongan kerja umum. Tapi, hati-hati saat memilih pekerjaan, ya, jangan sampai kamu malah tertipu! Jika diminta mengirim sejumlah uang, jangan pernah lakukan.
    • Ikut serta dalam diskusi – Jangan hanya menjadi pengamat pasif. Berpartisipasilah dalam diskusi, bagikan pengalaman, atau tanyakan tips dari para profesional yang sudah berpengalaman di bidang ini.
    • Menghubungi profesional di bidang yang sama – Kirim pesan sopan ke orang-orang yang sudah bekerja di data entry remote. Sampaikan ketertarikanmu dan tanyakan saran mereka tentang cara memulai.

    Jaringan yang kuat bisa membantumu menemukan peluang kerja remote dari rumah yang tidak terjangkau oleh pencarian kerja biasa.

    4. Cari Lowongan di Situs Pekerjaan Remote

    entry level remote work - check job boards

    Selain LinkedIn, sebenarnya ada beberapa situs yang bisa kamu gunakan untuk menemukan pekerjaan data entry remote, antara lain:

    • Remote.co – Fokus pada pekerjaan remote dari berbagai industri, termasuk data entry.
    • We Work Remotely – Menyediakan berbagai lowongan remote, termasuk yang tidak membutuhkan pengalaman tinggi.
    • FlexJobs – Situs dengan lowongan remote yang dikurasi dan berkualitas.
    • PeoplePerHour – Cocok untuk mencari proyek freelance data entry dalam skala kecil.
    • Indeed – Gunakan filter “remote” dan kata kunci seperti “entry-level data entry” atau “freelance data entry” untuk menemukan pekerjaan yang sesuai.

    Tip: Saat mencari lowongan kerja remote dari rumah, gunakan kata kunci seperti “entry-level data entry” atau “freelance data entry” agar mendapatkan hasil yang sesuai. Pastikan juga untuk membaca deskripsi pekerjaannya dengan teliti sebelum melamar.

    5. Buat CV dan Cover Letter yang Jelas dan Relevan

    entry level remote work - customize application

    Saat melamar kerja remote dari rumah untuk pemula, CV dan cover letter adalah kesan pertama yang dinilai oleh perekrut atau calon klien, sehingga harus disusun dengan jelas dan informatif.

    Hal yang perlu diperhatikan dalam CV:

    • Tampilkan keterampilan utama dengan detail – Sebutkan kecepatan mengetik (misalnya, 60 WPM), pengalaman dengan software spreadsheet seperti Excel atau Google Sheets, serta kemampuan dalam mengelola data secara sistematis.
    • Cantumkan pengalaman kerja yang relevan – Jika belum memiliki pengalaman kerja formal, kamu bisa menyertakan proyek pribadi, tugas sukarela, atau pengalaman magang yang berkaitan dengan data entry.
    • Sertifikasi atau kursus yang relevan – Jika pernah mengambil kursus terkait data entry, seperti penggunaan Excel atau analisis data dasar, cantumkan untuk memperkuat kredibilitasmu.

    Menulis Cover Letter yang Efektif:

    • Hindari template umum. Buatlah cover letter yang disesuaikan dengan deskripsi pekerjaan.
    • Jelaskan bagaimana keterampilan dan pengalamanmu cocok dengan kebutuhan perusahaan.
    • Sertakan contoh konkret dari pengalaman sebelumnya untuk menunjukkan kompetensimu dalam pekerjaan data entry.

    Dengan CV dan cover letter yang informatif serta ditulis dengan baik, peluang untuk diterima di kerja remote dari rumah menjadi lebih besar.

    Baca Juga: 5 Contoh CV Bahasa Inggris untuk Virtual Assistant Berbagai Posisi di 2025

    6. Latih Keterampilan dengan Proyek Simulasi atau Volunteer

    entry level remote work - freelancing

    Jika belum memiliki pengalaman kerja remote dari rumah dan kesulitan mendapatkan klien atau pekerjaan freelance, cara lain untuk memulai adalah dengan mengerjakan proyek simulasi atau menjadi relawan di organisasi yang membutuhkan bantuan administrasi.

    Beberapa langkah yang bisa kamu coba:

    • Buat proyek latihan sendiri – Misalnya, coba input data dari formulir Google Forms ke dalam Google Sheets atau buat laporan kecil dengan Excel. Kamu juga bisa menyalin ulang data dari dokumen cetak ke format digital sebagai latihan meningkatkan kecepatan dan ketelitian.
    • Cari peluang relawan online – Banyak organisasi nirlaba atau komunitas kecil membutuhkan bantuan administrasi, termasuk data entry. Kamu bisa mencarinya di Google dengan kata kunci “peluang volunteer”, dan akan muncul hasilnya.
    • Ikut serta dalam proyek open-source – Beberapa proyek open-source atau riset akademik terkadang membutuhkan bantuan untuk mengelola data. Ini bisa menjadi pengalaman yang berguna dan bisa ditambahkan ke portofoliomu.

    Baca Juga: 9+ Loker Freelance Online di Rumah dengan Gaji Dolar

    7. Pertimbangkan Magang atau Program Pelatihan

    entry level remote work - internship

    Jika belum memiliki pengalaman sama sekali, magang atau program pelatihan bisa menjadi opsi yang bagus. Beberapa perusahaan menawarkan program magang remote yang bisa membantumu mendapatkan keterampilan praktis sekaligus membangun jaringan profesional.

    Magang mungkin tidak selalu berbayar tinggi, tapi manfaat jangka panjangnya bisa sangat berharga. Setelah menyelesaikan magang, kamu akan lebih mudah mendapatkan kerja remote dari rumah.

    8. Hubungi Bisnis Kecil dan Tawarkan Bantuan

    entry level remote work - tools and skills

    Banyak bisnis kecil di Indonesia yang membutuhkan bantuan untuk input data tetapi tidak memasang lowongan kerja secara terbuka. Daripada menunggu iklan lowongan, kamu bisa mengambil inisiatif untuk menawarkan jasa data entry langsung ke pemilik bisnis.

    Beberapa cara yang bisa dicoba:

    • Cari toko online di Instagram atau marketplace (Shopee, Tokopedia) yang terlihat berkembang tetapi masih dikelola sendiri oleh pemiliknya. Tawarkan bantuan untuk mengelola data produk, pelanggan, atau laporan penjualan.
    • Hubungi UMKM atau startup kecil melalui email atau WhatsApp. Jelaskan bagaimana kamu bisa membantu mereka dengan tugas data entry, misalnya dalam manajemen inventaris atau database pelanggan.
    • Tawarkan uji coba gratis selama beberapa hari agar mereka bisa melihat manfaat jasamu sebelum memutuskan untuk merekrut secara resmi.

    Strategi ini bisa membuka peluang pekerjaan pertama tanpa harus bersaing di platform kerja remote dari rumah yang sudah penuh dengan kandidat lain.

    Baca Juga: 9 Strategi Menyusun CV Lamaran Kerja Bahasa Inggris untuk Virtual Assistant

    9. Persiapkan Diri untuk Interview Virtual

    entry level remote work - interview prep

    Jika kamu mendapatkan undangan wawancara, ini saatnya memberikan kesan terbaik. Berikut beberapa pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan:

    • Mengapa kamu tertarik dengan pekerjaan data entry remote?
    • Bagaimana cara kamu tetap produktif saat bekerja dari rumah?
    • Bagaimana kamu menangani tugas yang membutuhkan ketelitian tinggi?

    Sebelum wawancara, pastikan koneksi internetmu stabil, gunakan pakaian yang rapi, dan siapkan jawaban untuk pertanyaan umum yang sering muncul dalam wawancara pekerjaan remote.

    10. Ikuti Pelatihan atau Kursus

    entry level remote work - keep going

    Jika kamu masih merasa kurang percaya diri dengan keterampilan data entry, mengikuti pelatihan khusus bisa menjadi langkah awal yang efektif. Selain meningkatkan kemampuan teknis, pelatihan juga membantumu memahami standar kerja di dunia profesional.

    Salah satu pilihan yang bisa kamu pertimbangkan adalah SGB VA Course, yang tidak hanya membahas dasar-dasar data entry, tetapi juga keterampilan tugas administrasi lain yang sering dibutuhkan dalam pekerjaan remote, seperti pengelolaan dokumen, manajemen email, manajemen kalendar, dan lainnya.

    Selain itu, SGB VA Course memberikan wawasan tentang bagaimana cara mendapatkan klien dan membangun karier sebagai virtual assistant yang bisa mengerjakan tugas data entry dari mana saja.

    Kalau kamu ingin mulai kerja remote dari rumah tapi masih ragu harus mulai dari mana, cari tahu caranya langsung dari ahlinya! Di Webinar SGB VA Course gratis, mentor SGB VA Course Tania Gromenko akan membagikan langkah-langkah praktis untuk mendapatkan pekerjaan remote, termasuk sebagai Virtual Assistant di bidang data entry, yang saat ini banyak dibutuhkan.

    Daftar sekarang untuk mengamankan slotmu!

    Kerja Remote Dibayar Dollar Sebagai VA

    Bersama SGB VA mentor, Tania Gromenko, kamu akan mendapatkan tips dan trik menjadi virtual assistant sukses dalam hitungan pekan. Gabung lewat tautan di bawah sekarang!

    © 2024 All rights reserved   |   Gromenko & Partners Pte.Ltd.

    5 Steps To Doing What You Love Remotely By Being A Virtual Assistant

    By clicking the button, you agree to subscribe to SGBVA’s webinar content and newsletters.

    JOIN OUR FREE MASTERCLASS +Get an e-Book Guide to be a Successful Remote Worker

    5 Steps To Doing What You Love Remotely By Being A Virtual Assistant

    By clicking the button, you agree to subscribe to SGBVA’s webinar content and newsletters.